Tips Cerdas Memilih Makanan Pelancar ASI

Setiap manusia di dunia ini pada dasarkan akan mengalami masa dewasa, pada saat itulah biasanya manusia akan menjalin hubungan suci melalui janji pernikahan. Pada wanita, biasanya setelah menikah akan mengandung bayi dan melewati masa kehamilan. Setelah bayi lahir, maka sang ibu harus menyusui untuk yang pertama kali karena bayi yang baru lahir tentunya belum bisa mencerna makanan seperti layaknya orang dewasa.

Namun masalahnya, tidak semua wanita mampu memproduksi air susu ibu (ASI) ketika pasca melahirkan. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya seperti sebagai berikut.

Penyebab ASI Tidak Keluar

Dirangkum dari aladokter.com, dr. Kevin Adrian menjelaskan ada beberapa penyebab kenapa asi tidak keluar, antara lain

  • Karena stress atau mengalami kelelahan pasca melahirkan
  • Karena penyakit
  • Disebabkan pendarahan ketika melahirkan
  • Obat-obatan termasuk herbal yang menimbulkan efek samping
  • Terlalu sering memompa ASI dengan alat
  • Posisi bayi salah sehingga sulit menghisap ASI

Walaupun di zaman sekarang hal ini bisa diatasi dengan pengganti air susu ibu (PASI) misalnya seperti susu formula, namun sebaiknya kita mengusahakan terlebih dahulu ASI eksklusif (asi alami) karena terbukti memiliki beberapa manfaat seperti membangun sistem kekebalan tubuh lebih baik, menjadikan sikecil lebih cerdas, berat badan lebih ideal, tulang lebih kuat, serta dapat memperkuat jalinan batin ibu dan anak.

Salah satu usaha yang dapat dilakukan yaitu dengan mengkonsumsi makanan penyubur ASI, apa sajakah itu? simak penjelasan berikut ini…

7 Makanan Penyubur ASI

Pada hakikatnya, semua makanan alami dari alam seperti buah dan sayur memiliki manfaat, namun ada beberapa makanan yang dipercaya dapat menyuburkan air susu ibu, berikut adalah makanan yang dapat menyuburkan asi

1. Daun Katuk (Sauropus androgynus)

foto daun katuk

Dari zaman dahulu, orang tua secara turun temurun sering menyarankan daun katuk sebagai salah satu makanan jenis sayuran untuk menyuburkan ASI. Dan ternyata hal ini juga didukung dengan penelitian ilmiah bahwa hal ini disebabkan oleh daun katuk yang memiliki kandungan protein, vitamin dan mineral yang tinggi, seperti antioksidan, vitamin B dan C, zat besi, kalium, mangan, fosfor, seng hingga magnesium.

Semua kandungan ini sangat diperlukan untuk menyuburkan ASI bagi ibu yang pertama kali melahirkan dan menyusui.

2. Daun Kelor (Moringa oleifera)

foto daun kelor

Jika berbicara daun katuk, maka tidak bisa lepas dari saudaranya yaitu daun kelor. Tanaman ini juga memiliki manfaat dalam menyuburkan ASI karena mengandung vitamin dan mineral tinggi. Selain itu terdapat glikosida dan asam amino yang sangat dibutuhkan oleh ibu yang sedang menyusui.

3. Bayam

foto daun bayam segar

Mungkin bayam sudah identik dengan kekuatan, karena kita sering menonton film popeye ketika masih kecil, namun ternyata ini memang benar. Sayuran bayam memiliki kandungan zat besi yang tinggi sehingga dapat meningkatkan produksi ASI.

4. Jahe

foto jahe segar

Kandungan zat-zat aktif yang terdapat pada jahe ternyata juga bisa merangsang serta memperlancar ASI ibu yang sedang menyusui. Ibu bisa mengolah jahe menjadi minuman yang enak serta sehat, misalnya dicampur dengan susu atau teh.

Selain dijadikan minuman, jahe juga dapat dicampur dalam bumbu masakan sehingga lebih enak dan mudah dikonsumsi.

5. Wortel

foto tumpukan wortel segar 1

Selain terkenal baik untuk mata, wortel juga ternyata dipercaya dapat memperlancar dan menambah produksi ASI karena selain memiliki kandungan vitamin A yang tinggi, juga mengandung enzim bernama phytoestrogens yang berperan penting dalam produksi ASI. Wortel merupakan salah satu ASI Booster yang paling mudah ditemukan serta harganya cukup terjangkau semua kalangan.

6. Pepaya

foto pepaya terbuka masih segar

Jika anda mencari buah penyubur ASI, anda bisa mencoba pepaya sebagai alternatif. Pepaya dipercaya dapat memperbanyak produksi asi karena mengandung gizi yang banyak seperti kalsium, natrium, zat besi, fosfor, kalium hingga vitamin C.

7. Kelabat (Fenugreek)

foto biji kelabat HD

Mungkin kelabat masih asing bagi sebagian ibu hamil di Indonesia, namun ternyata jenis tumbuhan ini merupakan salah satu tumbuhan yang dapat menyuburkan produksi asi. Vitamin dan Kandungan mineral yang ada dalam kelabat dapat merangsang dan menstimulasi bagian kelenjar ASI sehingga produksi asi meningkat.

Maka dari itu, banyak sekali produsen obat yang menjadikan kelabat sebagai obat atau suplemen untuk menyuburkan ASI.

Itulah beberapa makanan penyubur asi alami yang bisa dicoba. Silahkan dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Tips Agar ASI Lebih Lancar

Ada beberapa kiat khusus berdasarkan pengalaman istri saya agar ASI dapat keluar lebih lancar, yaitu

  • Lakukan inisiasi menyusui yaitu pemberian asi segera ketika bayi telah lahir
  • Lakukan kegiatan menyusui secara rutin ketika minggu-minggu pertama sehingga tubuh ibu lebih terangsang
  • Pastikan mulut bayi dalam posisi yang benar
  • Susui bayi dengan payudara yang berbeda secara bergantian
  • Minumlah banyak air putih
  • Lakukan pemijatan rutin, coba konsultasi dengan bidan atau dokter
  • Makanlah makanan-makanan sehat yang direkomendasikan diatas dan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter
  • Mengkonsumsi obat penyubur asi yang telah direkomendasikan dokter

Kesimpulan

Sebenarnya, ASI tidak keluar atau kurang lancar merupakan hal yang normal, namun jika hal ini terus terjadi maka perlu dilakukan penanganan khusus seperti melakukan pola hidup yang sehat, hindari rokok dan alcohol, sering berolahraga dan menjaga asupan gizi.

Itulah artikel mengenai makanan penyubur asi menurut pengalaman penulis membawa istri berkonsultasi dengan dokter, setiap orang mungkin dapat berbeda penanganan, jadi diharapkan jika mengalami masalah asi tidak keluar atau kurang lancar maka langsung menghubungi tenaga kesehatan.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda, Jika ada yang ingin ditambahkan atau ditanyakan, anda dapat meninggalkan komentar di bawah ya…

Share jika suka!

Leave a Comment