Sunday, 21 June 2015

Mengubah Windows 8.1 Bios (MBR) Ke UEFI (GPT) Tanpa Instal Ulang dan Kehilangan Data

Advertisement

Mengubah Windows 8.1 Bios (MBR) Ke UEFI (GPT) Tanpa Instal Ulang dan Kehilangan Data


Hai Sobat Cyber,
Kali ini saya akan berbagi Trik Untuk Mengubah Windows 8 anda yang masih berbasis MBR ke Native UEFI yang lebih baik dari Legacy Bios tentunya. Dan Yang paling penting Anda Tidak Akan Kehilangan DATA!! Atau tidak perlu Format HDD / Hard disk Agan.

Saya tidak perlu menjelaskan Apa itu UEFI dll, Agan yang ingin mengikuti tutor ini pasti sudah tau, Jika yang belum tau anda bisa searching di om gugel.

Arti sempit nya kira-kira :
BIOS = Master Boot Record (MBR)
UEFI = GUID Partition Table (GPT)

Dikutip dari, mandalamaya :

" Fungsi dan Kelebihan UEFI

Dan berikut ini kami ulas fungsi dan kelebihan UEFI dibandingkan dengan BIOS:
  1. UEFI mempunyai kemampuan yang lebih handal untuk hardware berkomunikasi dengan firmware.
  2. UEFI adalah firmware yang programmable, yang berarti si manufaktur hardware bisa menambahkan driver hardwarenya langsung pada UEFI.
  3. Tampilan visual menjadi lebih user friendly, sehingga mudah dalam pengoperasian.
  4. Security pada UEFI untuk hardware lebih kuat bila dibandingkan dengan BIOS.
  5. Dukungan pada media penyimpanan atau Hard disk yang lebih besar hingga mampu menjalankan harddisk berkapasitas lebih dari 2.2TB.
  6. UEFI memiliki kemampuan yang sangat cepat untuk menjalankan komputer dari keadaan mati (startup) dan proses resume ketika kondisi komputer hibernate.
  7. Dukungan sempurna pada perangkat 64bit.
Adapun kelemahan UEFI adalah umurnya yang masih sangatlah muda. Jadi hingga saat ini UEFI masih dalam proses pengembangan dan penyempurnaan. Contohnya saja para pengembang Linux masih setengah hati dalam melakukan pengembangan Sistem Operasinya menggunakan firmware terbaru UEFI ini. Jadi mari kita nikmati teknologi terbaru UEFI ini yang dapat menghasilkan kemampuan yang lebih mantap dalam pengoperasian komputer. "

Mau Lebih Joss? Coba Tweak Mempercepat Windows Juga ya.


Langsung To the point aje yak :D

Langkah - Langkah Move On (Caellah :v)


1. DWYOR!!! Backup dulu seluruh data kalian!!! Karena dapat menyebabkan Gagal Booting dan Kehilangan data Jika Gagal.
2. Buat System Repair Disc (Caranya bisa liat Google) Mau Pake Flashdisk ato DVD Terserah
3. Convert Dulu HDD Agan Dari MBR ke GPT Menggunakan (AOEMI Partition Wizard) Caranya Silahkan Cek google
4. Boot dengan System Repair Disc Yang tadi dibuat
5. Selelah itu, Pilih Choose language and preferences, and then select Repair Your Computer -> Troubleshoot -> Advanced options -> Command Prompt
6. Lalu Ketik diskpart
7. Cek letak keberadaan system windows agan dengan perintah list disk
8.  Kira-kira gini Ilustrasi tampilanya coy,

Disk ###  Status         Size     Free     Dyn  Gpt 
——–  ————-  ——-  ——-  —  — 
* Disk 0    Online          128 GB      0 B        *
9. Pilih disk sesuai Angka Disk nya, dengan command select disk 0
10. Verifikasi partisi dengan command list partition 
11. Akan Muncul tampilan kira kira kayak begini

Partition ###  Type              Size     Offset
————-  —————-  ——-  ——-
Partition 1    Primary            350 MB  1024 KB (Yang Ini yang Dipilih) (MBR)
Partition 2    Primary            126 GB   350 MB (Hati hati, Ini Berisi Windows/Data)

12. Hapus Partisi MBR Sebelumnya, dengan perintah
select partition 1 (enter) kemudian delete partition

13. Buat new boot partition & Microsoft reserved partition dengan Perintah :

create partition EFI size=100 offset=1 
format quick fs=fat32 label="System" 
assign letter=S 
create partition msr size=128 offset=103424

Jika berhasil, Akan muncul partisi baru :


Partition ###  Type              Size     Offset 
————-  —————-  ——-  ——- 
Partition 1    System             100 MB  1024 KB 
Partition 2    Reserved           128 MB   101 MB 
Partition 3    Primary            126 GB   229 MB

14. Biasanya partition 3 adalah posisi system c:\ (tentukan C:/ agan, mungkin berbeda)
Jika sudah ditentukan, ketikan command :

list volume 
select volume 3  
assign letter=C

15. Kemudian keluar dari diskpart dengan command exit
16.TERAKHIR :D   Generate boot partition data, dengan command 
bcdboot c:\windows /s s: /f UEFI

KEMUDIAN RESTART

Selamat Bro!! Kamu udah berhasil mengubah Bios Biasa Ke UEFI
Jika Belum berhasil, Lebih teliti lagi dan sesuaikan Perintah diatas dengan PC kamu dengan Benar 

Catatan : Jika Hyper-V tidak jalan, Disable feature kemudian Enable lagi.

Sumber Utama : http://www.itcrumbs.com/?p=274

Sekian Posting hari ini, Salam Cyber!!!

 



Artikel Terkait

16 komentar dari Sahabat Septian

Kami Coba dan Semoga Berhasil !
Maksih Infonya ! hehe

gimana kalau sebaliknya dari gpt ke mbr gan?

Kalo GPT ke MBR tinggal pake AOEMI Partition Wizard

data selain data C aman gan? klo biasanya mau pindah partisi UEFI/GPT harus format ulang hdd nya,,

Aman gan. untuk pindah dari format hdd dari MBR ke GPT bisa tanpa format dengan AOEMI Partition Wizard.

Apakah drive yg berisi windows original akan hilang?

pakai cara di atas apakah data yang di D juga ikut hilang?

Kalo caranya benar tidak akan hilang. Tapi untuk jaga2 backup dulu lisensi nya

Kalo benar caranya tidak akan, tpi untuk jaga2 backup gan

bukannya UEFI itu juga BIOS gan? Maksudnya "BIOS dengan System UEFI". sedangkan BIOS yang versi lama yaitu "BIOS dengan System LEGACY"?
bukannya begitu? maaf sebelumnya gan..

Tapi artikel ini bukan membahas biosnya, melainkan tipe partisi HDD

untuk windows 10 work gak gan?

Wah, kalo windows 10 belum pernah nyoba om.

om kalo kita dual boot windows 7 dan 10 mbr, nah mau ganti ke gpt gimana ceritanya om ?? bingung om

sepertinya tidak usah pakai GPT gan kalo mau dualboot dengan win 7. Pakai MBR saja :) karena windows 10 juga mendukung MBR

Silahkan berkomentar dengan sopan serta sesuai topik dan dimohon untuk tidak meninggalkan link aktif.

Terima Kasih.

EmoticonEmoticon